Perbandingan payment gateway QRIS untuk UMKM: biaya, pencairan, dan cara memilih
Bandingkan biaya QRIS Midtrans, Xendit, DOKU, Duitku, dan WaroengPay per Oktober 2026, plus cara menghitung potongan dan memilih yang cocok untuk UMKM.
Tim WaroengPay · Diperbarui · 8 menit baca
Jawaban singkatnya: untuk pembayaran QRIS, payment gateway besar seperti Midtrans, Xendit, DOKU, dan Duitku sama-sama mencantumkan biaya 0,7% per transaksi di halaman harganya (per 1 Oktober 2026), dengan beberapa perbedaan soal PPN dan biaya tambahan. Pilihan terbaik untuk UMKM jarang ditentukan oleh persentasenya saja. Yang lebih menentukan adalah metode pembayaran yang kamu butuhkan, siapa yang menanggung biaya, kapan uang bisa ditarik, dan seberapa banyak pekerjaan manual yang hilang. Artikel ini membandingkan semuanya dengan data dari halaman resmi masing-masing penyedia.
Tiga jenis pilihan untuk menerima QRIS
Sebelum membandingkan merek, pahami dulu jenisnya. UMKM biasanya memilih salah satu dari tiga jalur ini:
- QRIS milik sendiri dari bank atau penyedia jasa pembayaran. Uang langsung masuk ke akun atas namamu, tapi pembayaran dicek manual. Pembahasannya ada di QRIS manual vs payment gateway.
- Payment gateway multi-metode. Satu integrasi untuk QRIS, virtual account, e-wallet, kartu kredit, minimarket, dan paylater. Cocok kalau pembelimu beragam dan kamu punya website atau aplikasi.
- Payment gateway khusus QRIS dengan konfirmasi otomatis. Fokus pada satu metode, biasanya lebih sederhana dan murah untuk transaksi kecil. WaroengPay masuk kategori ini.
Perbandingan biaya QRIS (per 1 Oktober 2026)
Angka di bawah ini diambil dari halaman harga resmi masing-masing penyedia yang kami buka pada 1 Oktober 2026. Harga bisa berubah dan bisa berbeda untuk jenis usaha tertentu, jadi selalu cek ulang tautan sumbernya sebelum memutuskan.
| Penyedia | Biaya QRIS per transaksi | Catatan dari halaman resminya |
|---|---|---|
| Midtrans | 0,7% | Pemasangan gratis, biaya hanya untuk transaksi sukses. Perusahaan gaming dan produk digital dikenakan tarif berbeda. Keterangan PPN untuk QRIS di halaman itu tidak seragam, jadi konfirmasi langsung ke Midtrans. |
| Xendit | 0,70% (termasuk PPN) + biaya pemrosesan Xendit Rp4.000 | Setiap transaksi dikenakan biaya pemrosesan tetap, biaya metode pembayaran, dan biaya pengiriman dana sesuai layanan yang dipakai. |
| DOKU | 0,7% | Tanpa biaya pemasangan dan biaya bulanan. Harga belum termasuk PPN. |
| Duitku | 0,7% | Harga sudah termasuk PPN. Penarikan dana bisa kapan saja: real time atau kurang dari 1 jam di jam kerja, atau 24/7 dengan fitur instant withdraw. |
| WaroengPay | Kode unik Rp100–Rp250 (dibayar pembeli); tambahan 0,7% hanya untuk harga di atas Rp500.000 | Tanpa biaya pendaftaran, bulanan, dan penarikan. Hanya QRIS. |
Biaya penarikan dana ke rekening, biaya tambahan untuk fitur tertentu, dan syarat pendaftaran (perorangan atau badan usaha) tidak selalu tercantum di halaman harga. Untuk hal-hal itu, cek di situs resminya atau tanyakan langsung ke tim penjualan penyedia.
Simulasi: berapa yang benar-benar kamu terima
Persentase yang sama bisa menghasilkan potongan yang berbeda, tergantung ada tidaknya biaya tetap dan PPN. Berikut hitungan kasar untuk dua harga, memakai angka dari tabel di atas:
| Penyedia | Pesanan Rp25.000 | Pesanan Rp600.000 |
|---|---|---|
| Duitku (0,7%, termasuk PPN) | Dipotong Rp175, diterima Rp24.825 | Dipotong Rp4.200, diterima Rp595.800 |
| Midtrans (0,7%) | Dipotong Rp175, cek apakah ada PPN | Dipotong Rp4.200, cek apakah ada PPN |
| DOKU (0,7%, belum termasuk PPN) | Dipotong Rp175 + PPN | Dipotong Rp4.200 + PPN |
| Xendit (0,70% + Rp4.000) | Dipotong Rp4.175, diterima Rp20.825 | Dipotong Rp8.200, diterima Rp591.800 |
| WaroengPay | Pembeli membayar Rp25.000 + kode unik, diterima Rp25.000 | Pembeli membayar Rp600.000 + kode unik, diterima Rp595.800 |
Dari simulasi ini terlihat pola umumnya: biaya tetap per transaksi terasa berat untuk pesanan kecil, sedangkan untuk pesanan besar persentase yang lebih menentukan. Kalau sebagian besar pesananmu di bawah Rp100.000, misalnya makanan, pulsa, voucher, atau produk digital murah, perhatikan baik-baik komponen biaya tetapnya.
Selain biaya, bandingkan lima hal ini
1. Metode pembayaran
Kalau pembelimu terbiasa membayar dengan virtual account, kartu kredit, minimarket, atau paylater, payment gateway multi-metode jelas lebih cocok. Payment gateway khusus QRIS hanya menerima QRIS, walaupun QRIS sendiri bisa dibayar dari aplikasi m-banking dan e-wallet mana pun.
2. Kapan uang bisa dipakai
Uang dari payment gateway umumnya masuk ke saldo di penyedia dulu, baru dicairkan ke rekeningmu. Tanyakan jadwal pencairan, minimal penarikan, dan biaya penarikannya. Untuk usaha dengan modal putar tipis, jeda pencairan sama pentingnya dengan persentase biaya.
3. Nama merchant di aplikasi pembeli
Saat QR dipindai, aplikasi pembeli menampilkan nama merchant yang terdaftar di QRIS tersebut. Ada penyedia yang menampilkan nama tokomu, ada yang menampilkan nama penyedia atau nama bersama. Cek hal ini supaya pembeli tidak ragu saat membayar.
4. Cara pesanan ditandai lunas
Pastikan status lunas berasal dari dana yang benar-benar masuk, bukan dari screenshot, dan tokomu diberi tahu otomatis lewat dashboard, notifikasi, atau webhook. Ini inti dari konfirmasi pembayaran otomatis.
5. Usaha integrasi
Kalau belum punya website, cari penyedia yang punya link pembayaran sehingga kamu cukup membagikan tautan di chat. Kalau punya website atau aplikasi, cek dokumentasi API, mode uji (sandbox), dan plugin yang tersedia.
Kapan payment gateway besar lebih cocok
- Butuh banyak metode pembayaran dalam satu halaman checkout, termasuk kartu kredit dan cicilan.
- Nama tokomu harus tampil di aplikasi pembeli. Tanyakan ke penyedia apakah ini didukung untuk QRIS.
- Transaksi rata-rata besar, sehingga biaya tetap per transaksi tidak terlalu terasa dan fitur tambahan lebih bernilai.
- Butuh fitur di luar terima pembayaran, misalnya pengiriman dana (payout) ke banyak rekening, pembayaran berulang, atau plugin untuk platform toko tertentu. Cek ketersediaannya di situs resmi masing-masing.
Kapan WaroengPay lebih cocok
- Pesanan bernilai kecil sampai menengah lewat website, WhatsApp, Instagram, atau bot, dan kamu ingin harga barang diterima utuh untuk harga sampai Rp500.000.
- Cukup dengan QRIS, karena pembelimu sudah terbiasa membayar dari m-banking atau e-wallet.
- Ingin langsung jalan tanpa biaya bulanan: buat tagihan dari dashboard, pakai link pembayaran tanpa coding, atau integrasi lewat API dan webhook dengan mode uji.
Supaya adil, ini batasan WaroengPay yang perlu kamu tahu sejak awal:
- Hanya QRIS, tanpa virtual account, kartu kredit, atau paylater.
- Nama merchant yang muncul di aplikasi pembeli adalah WAROENGKU, bukan nama tokomu, karena pembayaran diterima lewat rekening merchant QRIS yang terhubung dengan WaroengPay.
- Nominal per tagihan Rp1.000 sampai Rp10.000.000, dan pembeli membayar kode unik kecil di atas harga.
- Akun baru aktif setelah disetujui admin. Saldo dicairkan ke rekening atas nama pemilik toko mengikuti jadwal pencairan bank, dengan minimal penarikan Rp10.000. Jamnya ada di halaman harga.
Cara memilih dalam 4 langkah
- Catat pola transaksimu: jumlah pesanan per bulan, harga rata-rata, dan metode pembayaran yang paling sering diminta pembeli.
- Hitung biaya dari omzet bulanan dengan rumus masing-masing penyedia, termasuk biaya tetap, PPN, dan biaya penarikan. Jangan hanya membandingkan persentase.
- Cek pencairan dan syarat pendaftaran: kapan saldo bisa ditarik, dokumen apa yang diminta, dan apakah usaha perorangan diterima.
- Coba di mode uji sebelum menerima pesanan sungguhan, lalu lakukan satu transaksi kecil untuk melihat alurnya dari sisi pembeli.
Pertanyaan yang sering muncul
Kenapa biaya QRIS di banyak payment gateway sama-sama 0,7%?
QRIS punya biaya layanan yang diatur Bank Indonesia (MDR), dan banyak penyedia memakai angka itu sebagai tarif standar untuk merchant umum. Perbedaannya ada di komponen lain: PPN, biaya tetap, biaya penarikan, dan tarif khusus untuk kategori usaha tertentu.
Apakah biayanya bisa dibebankan ke pembeli?
Tergantung penyedia dan cara kamu menetapkan harga. Di WaroengPay, biaya layanannya memang berupa kode unik yang dibayar pembeli. Di penyedia lain, cek pengaturannya di dokumentasi mereka atau sesuaikan harga jualmu.
Bolehkah memakai lebih dari satu penyedia?
Boleh. Misalnya QRIS milikmu sendiri untuk pembeli di toko, WaroengPay untuk pesanan online bernilai kecil, dan payment gateway multi-metode untuk pembeli yang ingin bayar dengan kartu. Yang penting, rekap pemasukan dari setiap sumber dipisahkan.
Sumber resmi yang dipakai
Data layanan lain diambil dari halaman berikut, per 1 Oktober 2026:
Nama layanan di atas adalah merek milik masing-masing perusahaan dan disebut hanya untuk perbandingan.
Baca juga: panduan lengkap menerima pembayaran QRIS di toko online, QRIS manual vs payment gateway, perbedaan QRIS statis dan dinamis, dan QRIS otomatis untuk toko online.